IDE ITU KITA TEMUKAN BUKAN KITA CIPTAKAN

Disaat kita tidak Memiliki Ide untuk Ditulis, kita biasanya malas untuk mencoba menyentuh laptop untuk menuliskan sesuatu, padahal sebenarnya tidak ada itupun Sebuah Ide bahwa memang aku tidak ada ide untuk ditulis.

Aku mencoba untuk selalu 
menulis apapun yang berada dalam pikiranku ini, baik ada ide hebat ataupun saat ini aku hanya menuliskan yang aku rasakan, bahwa aku sedang tidak diberi Ide Hebat.

Inilah hebatnya ide.


Hebatnya Ide


Disaat blank seperti ini saya sempat bertanya kepada 
Allah kenapa Dia tidak memberiku ide yang hebat?

Tapi saat itu juga saya mempertanyakan kebijakan Allah bukankah itu tidak etis?

Ya, kita terima sajalah apa yang sekarang ini kita alami, mestinya ada atau tidak ada ide Hebat, tetap kita tulis apapun yang saat ini kita rasakan.

Saya yakin inilah yang memang terbaik untuk kita lakukan. Allah ingin mengajarkan kesabaran sama kita kayaknya, mau ngerti maunya Allah atau tidak, kadang Dia memberi kepahaman tertentu sehingga kita semangat untuk segera menuliskannya, wah ada pemahaman bagus, eman kalau tidak ditulis.

Padahal menyadari bahwa tidak ada ide itupun sebuah pemahaman, ingat tidak ada ide itu termasuk bagian dari pemahaman tertentu.
Jadi tidak ada yang sia-sia terhadap apa yang kita alami.

Begini, saya punya pemahaman baru lagi saat ini, ketika kita ingin nulis terus setiappemahaman hebat dalam diri kita, bisa jadi ini merupakan bagian dari dorongan nafsu yang selalu menuntut Allah untuk memberikan kita ide hebat, jadinya malah keliru, kita ingin menulis pengalaman spiritual kita dan ide-ide cemerlang, kok malah balik.menyalahkan dan kecewa kepada sang Pemberi Ide, sang Maha Kreatif.

Jadi, ya kita hati-hatilah untuk mensikapi segala hal yang saat ini menimpa kita. Jika saat-saat seperti itu tiba, maka Allah akan memberi pelajaran tentang sabar pada kita.

Terima kasih Ya Allah, telah beri aku pelajaran yang sangat berhargapelajaran sabar memang bukan sebuah teori, tapi sabar adalah sebuah sikap ruhani, yang nggak bisa kita paksakan kedatangannya
, sabar adalah pemberian.

Jadi nggak bisa kita berkata, di sabar-sabarkan tapi yang terjadi adalah menahan marah.
Dan menahan marah itu bukan sabar.