pd.jpg


6 Hal Yang Harus Dihindari Agar Kesuksesan Tercapai

Sukses kalimat itu yang akan bahasa pada kesempatan kali ini. Sering kali mendengar orang yang mengeluh bahwa usaha, ngeblog, penulis lepas, bahkan berpacaran pun sering gagal. Tapi, jika kita percaya diri maka sukses dengan mudah kita wujudkan dengan cara percaya diri.

Sebenarnya menjadi orang yang sukses adalah permainan mental, karena merupakan salah satu dari kemahiran dan keahlian. Kita bisa menjadi orang yang paling cerdas, dan berbakat, tetapi jika kita tidak percaya pada diri sendiri dan terus mengeluh akan kegagalan maka kita tak akan bisa mencapai puncak kesuksesan. Kegagalan adalah salah satu momen tak terelakkan.

Segala sesuatu terletak pada diri kita sendiri bagaimana kita harus melakukannya. Misalnya kita harus bangun pagi-pagi dan pergi ke tempat kerja, namun dalam hati dan pikiran kita terlintas kata-kata yang tidak menyakinkan atau meragukan "Apakah aku akan sukses?"

Jika kita membiarkan diri sendiri untuk menggunakan kata-kata yang meragukan, ketidaknyamanan, dan kurangnya keyakinan yang benar dalam apa yang kita katakan, akhirnya kita akan kehilangan kepercayaan. Untuk itu hindari kata-kata yang membuat kita merasa ragu, karena segala sesuatu tidak ada yang tidak mungkin apabila kita terus berusaha dan melakukannya.

Berikut adalah 6 kata yang harus kita hindari dari kosakata yang kita gunakan disaat kita melakukan sebuah pekerjaan, jika kita ingin sukses.

1. Mungkinkah

Kata ini paling sering digunakan untuk menyoroti sesuatu yang mungkin kemungkinan. Dalam usaha, kita harus sangat yakin pada diri sendiri dan keputusan yang kita buat. Jika kita tidak yakin dan mengatakan "Mungkinkah" tentu orang lain akan menangkap keraguan dan ketidakpastian dari diri kita sehingga orang lain tidak mempercayainya. Belum lagi seberapa sering kata ini disalahgunakan sehingga kepercayaan diri sendiri akan hilang.

2. Biasanya

Dalam bidang usaha, "Biasanya" adalah termasuk salah satu kata yang mengungkapkan keraguan tentang situasi atau keadaan. Ini kurangnya sifat definitif yang meragukan kepercayaan diri sendiri sehingga hasil dari peluang waktu akan terabaikan begitu saja.

3. Haruskah

Kata ini mirip dengan "Mungkinkah" dan "Biasanya" kata "Haruskah" juga menyampaikan kurangnya kepercayaan dan kepastian dalam diri sendiri. Untuk mengambil waktu yang diperlukan dan persiapan untuk memastikan kita mengeksekusi dengan sempurna .

4. Tidak Akan

Menggunakan kata ini adalah salah satu cara tercepat untuk menempatkan seseorang pada defensif. Alih-alih menggunakan kata kurang pribadi menurunkan partisipasi dalam kegiatan, kata "Tidak akan" memiliki penolakan keras kepala.

5. Kemungkinan

Jika kita menggunakan kata "Kemungkinan" dalam pengaturan usaha maupun pekerjaan lainnya, kita benar-benar melakukan hal tidak lebih dari membuat prediksi. Dan itu jelas kita tidak percaya dengan hasil yang dilakukan oleh diri kita sendiri.

6. Jika Saja

Tidak ada yang mengatakan bahwa kita hidup di dunia ini adalah sebuah mimpi, "Jika saja" itu kata yang sering terucap. Di sini, kita secara aktif menyatakan bahwa kita tidak memiliki kontrol atas apa yang terjadi, dan itu memberikan kesan bahwa kita hanya mencengkeram harapan kosong. Berhenti memimpikan hal-hal yang dapat kita lakukan dengan semua sumber daya di dunia, dan bukan fokus pada membuat impian kita menjadi kenyataan dengan kemampuan yang kita miliki.

Nah, itulah 6 kata-kata yang harus kita hindari agar bisa membuat kita kembali mencapai tujuan kita. Kegagalan jadikan batu loncatan untuk menuju sukses. Tak ada orang sukses yang tak mengalami kegagalan, karena kegagalan itu adalah pembelajaran untuk mencapai kesuksesan.